Banjarmasin, Kamis
Dua dari tiga bayi penderita gizi buruk yang ada di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), telah meninggal dunia.
Salah seorang penderita gizi buruk yang meninggal tersebut yakni Dina Safitri usia 19 bulan yang sempat dirawat di RSU Umum Ulin beberapa hari. Anak warga Kelayan B ini meninggal pada hari Rabu sore (8/3) padahal pada siangnya anak malang ini sempat dibesuk Walikota Banjarmasin, Yudhi Wahyuni.
Sementara seorang lagi yang meninggal akibat kekurangan gizi tersebut adalah Raihan usia 13 bulan, anak ini tak sempat dirawat dan meninggal dunia di rumah kediaman orang tuanya di bilangan Kelayan B. Satu anak lagi penderita penyakit yang sama juga berasal dari Kelayan B Kecamatan Banjarmasin Selatan adalah Sandri 12 bulan kini masih dalam perawatan pihak RSU Ulin Banjarmasin.
Sebelumnya, Walikota Banjarmasin Yudhi Wahyuni menggeleng-gelengkan kepalanya setelah menyaksikan sendiri dua bayi penderita gizi buruk. “Apa masih ada ya di kota ini menderita gizi buruk seperti ini,” katanya.
Berdasarkan catatan wartawan, penderita gizi buruk yang pernah diderita warga Kalsel sebelumnya sebanyak 103 orang dan delapan orang diantaranya meninggal dunia. Penderita gizi buruk yang meninggal dunia di Kalsel itu antara lain disebabkan ada infeksi dengan penyakit lain dan keterlambatan orangtua membawa ke pusat pelayanan kesehatan.



info yang ente berikan sangat bagus. tapi maaf bung, sayang comot dari mana, ga tau. alangkah baiknya jika ente tulis juga sumbernya dari koran atas media apa. good luck for you!!!
By: pujo nugi on January 25, 2007
at 3:08 pm